memang sungguh, kadang sesuatu yang kita harapkan untuk menjadi yang kita harapkan tidak didapat dari orang- orang yang kita harapkan,
aku bukan si perengek yang memaksakan kehendak dengan semua ancaman hingga orang muak mendekat, hanya saja kadang aku ingin menjadi seperti itu, memaksakan inginku untuk menjadi nyata dengan menjadi si perengek yang aku sendiri benci dengan nya.
kali ini aku hanya bisa tertawa tertahan, karna yang ku tertawakan memang bukanlah lelucon, ini hanya cara ku agar tak terlalu murka dengan kesedihan yang ku terima.
hem, ya paling tidak aku masih bisa tertawa walau tertahan, dengan sedikit merayu hati agar tak memaksa mata tuk mengeluarkan airnya, ,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar