senyum ini berisikan sepi, aku merasakan sepi yang berbeda dengan sepi yang dia berikan kepada ku sebelumnya.. aku memang sudah biasa dengan sesuatu yang berwujud sepi, tapi kali ini berbeda.. sepi ini tak bisa ku obati dengan hanya mengganggu nya di sela kegiatan nya yang tak pernah kulihat terlalu banyak sehingga membuatnya tak menghiraukan aku. aku tak mungkin bisa lagi seperti itu..
hey kamu yang dulu pernah aku perjuangkan sampai malam itu, apa kabar? apakah sebaik dugaan mu ? atau memburuk setelah malam itu? aku tak mau menduga- duga jawaban dari pertanyaan ku tadi, karena aku tak mau larut memikirkan mu. iya, kali ini aku lebih memilih tidak memikirkan mu, seperti aku menghabiskan hari- hari ku dulu.