Aku tak pernah sesedih ini ketika berada disamping mu, hanya saja ini tak seperti biasanya, kali ini aku berfikir untuk ingin menjadi masalalu mu saja, masalalu yang selalu kamu kenang dengan senyum tipis dan mata menerawang ke masa itu. kamu tau sayang? aku cemburu! Aku mencemburui masalalu mu karna selalu membuatmu tersenyum semenawan itu.
Sedangkan aku, aku terlihat nyata selalu disamping mu, tapi aku tak mampu menghentikan mu memikirkannya, memikirkan perempuan yg dulu sempat memiliki hatimu, mengisi hari- hari mu, membuat mu cemas karna tak diberi kabar. atau bahkan sampai saat ini....
Kukira kita saling jatuh cinta,
Entri Populer
Rabu, 30 Oktober 2013
Selasa, 22 Oktober 2013
Surat untuknya.
Dear dia yg mungkin tidak akan pernah tau, aku selalu berangan-angan untuk menceritakan kepada mu tentang apa saja yg kualami setiap hari, berbagi apapun yg telah ku alami, lalu kita saling menunggu cerita apa yg akan kita dapat nanti setelah usainya hari, bukankah seharusnya memang seperti itu? Berbagi!!!. Tapi, sulit berbagi cerita dengan orang yang sama sekali tak tertarik dengan cerita-cerita kita, kamu selalu menyelesaikan cerita ku dengan semua cerita mu , kita seperti saling berlomba menceritakan cerita masing-masing, hingga akupun selalu kalah, lebih tepatnya mengalah. Karna aku sendiri tak menyukai perlombaan yg semacam ini. Sungguh.
Aku ingin menangis sayang!
Aku bilang ini ritual rutin ku setiap bulan yaitu menggelisahkan diri dengan menganggap semua yg terjadi menyebalkan , salah dan tidak seharusnya begitu. Aku sadar ritual wajib ini agak rumit dan begitu salah, sedangkan rasa itu selalu berdiri menyambut dan memeluk erat pikiran ku. Aku bisa apa? Walaupun sadar dengan semua ini, tetap saja, disaat perasaan demi perasaan berargumentasi seenaknya dan sesuka hati, aku kalah, aku hanya bisa menuruti seperti anak kecil yg telah mendapatkan permenya. selepas itu menyesal....
Langganan:
Postingan (Atom)