Entri Populer

Jumat, 19 April 2013

dia pakai ilmu apa?

anggap saja namanya Liangani, ia perempuan dengan wajah putih bersih tanpa noda, agak gempal dan dagu yang menonjol mengalahkan rahang atasnya. sekilas ia biasa saja bahkan tak terperhatikan, tapi kali ini tidak, aku sengaja ingin mendekatinya dengan hati- hati, takut kalau kalau nanti yang orang- orang bilang tentangnya betul adanya., aku memasang senyuman ramah dengan penuh harapan ia membalasnya melebihi ramahnya senyumku, tapi tidak, ia hanya memandangku dengan alis sedikit dinaikan tanpa ada tarikan bibir kesamping yang menandakan kalo dia mebalas senyumku, ku tunggu dan kupandangi dia masih dengan senyumku yang mulai mengecut tak terbalas.aku tak percaya dia bisa begitu..

hah.. aku mulai tak habis pikir, mengapa dia tak membalas senyumku, bahkan yang ku tau senyuman itu bisa menular pada orang yang kita pandangi, oh ya sudahlah..

Kamis, 18 April 2013

DIA

kita bisa saja tetap sombong dengan semua pendirian salah yang kita bangun dengan segenap duka..

ini kisahnya, bukan kisahku..

dia terlihat mendung dengan seluruh kesombongannya. Aku tau, dia bukan sedang bahagia dengan senyum yang selalu mengembang di wajahnya.. dia tengah membohongi hatinya dengan kejam dan memaksa senyum tanpa ampun..

tapi malam ini tidak, aku memeluknya, ia tau maksudku,bukan untuk memaksanya berlaku benar, tapi berlaku seharusnya. alisnya mengkerut tak karuan, bibir nya terbuka lalu terkatup lagi saat ku biarkan diriku berbicara tentangnya. tunduknya semakin dalam, pada kalimat terakhirku, ia menatapku, bibirnya tampak enggan berucap, kini aku dipelukanya..

kadang sesuatu yang kita harapkan untuk menjadi yang kita harapkan tidak didapat dari orang- orang yang kita harapkan..

memang sungguh, kadang sesuatu yang kita harapkan untuk menjadi yang kita harapkan tidak didapat dari orang- orang yang kita harapkan,

aku bukan si perengek yang memaksakan kehendak dengan semua ancaman hingga orang muak mendekat, hanya saja kadang aku ingin menjadi seperti itu, memaksakan inginku untuk menjadi nyata dengan menjadi si perengek yang aku sendiri benci dengan nya.

kali ini aku hanya bisa tertawa tertahan, karna yang ku tertawakan memang bukanlah lelucon, ini hanya cara ku agar tak terlalu murka dengan kesedihan yang ku terima.

hem, ya paling tidak aku masih bisa tertawa walau tertahan, dengan sedikit merayu hati agar tak memaksa mata tuk mengeluarkan airnya, ,

Rabu, 17 April 2013

Anggap Saja

rasanya sudah lama rindu ini memaksa bertemu, hanya saja jemari tak kunjung izinkan mereka berbagi. kali ini takku biarkan si pemalas memberi alasan, aku datang :)

anngap saja, aku berbahagia dengan apa yang terjadi terhadap ku sekarang ini, ini adalah masalalu yang tampak mesra dengan masa depan, aku menikmati keharmonisan ini, aku biarkan saja ini berjalan dengan semestinya dan ku pastikan tak ada yang salah dengan ini.

anggap saja ini karma atas apa yang telah kutangisi kemaren- kemaren, karma yang indah, walau mungkin untuk sebagian orang yang memandang hidup ku mereka tak temukan keindahan atau malah hanya keadaan iba yang menggap ini semua tak adil untuk ku, tapi sungguh aku menikmati ini, aku berbahagia dengan  pencapaian ku saat ini..

anggap saja, sabar ku kini tlah bertemu ujungnya .,